Info Penting bagi para Wanita, Ternyata Adanya Kelainan Dalam Sistem Reproduksi Bisa Dilihat Dari Warna Darah Haidmu! Simak Penjelasannya

Loading...
Loading...
Setiap wanita yang usianya sudah diatas 12 tahun sudah dipastikan ia akan mengalami haid setiap bulannya. Dalam Wikipedia Indonesia, Menstruasi atau haid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Periode ini penting dalam hal reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause.

Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari paling lama 15 hari. Jika darah keluar lebih dari 15 hari maka itu termasuk darah penyakit. Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.

Namun tahukah anda, bahwa warna darah haid itu memiliki arti tertentu. Berikut penjelasan arti darah menstruasi sesuai dengan perbedaan warnanya.


Darah berwarna Merah terang: Warna darah seperti ini menandakan darah yang baru saja dikeluarkan dari dalam tubuh. Aliran darah yang terjadi cenderung ringan dan teratur. Warna ini tidak memnandakan ada hal yang membahayakan bagi anda. Ini berarti sistem reproduksi anda sehat.

Darah berwarna Merah gelap: Warna darah ini terlihat lebih tua dan sedikit pekat.  Menandakan bahwasannya darah telah tersimpan lama dalam rahim. Darah dengan warna seperti ini biasanya keluar saat wanita baru bangun tidur.

Darah berwarna Kecokelatan dan cenderung kehitaman: Warna darah ini Biasanya muncul ini saat mendekati akhir periode menstruasi. Wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur biasanya warna darahnya juga seperti ini.

Darah berwarna Oranye: Warna darah ini terjadi akibat adanya percampuran dengan cairan dari serviks. Patut diwaspadai karena warna darah oranye juga dapat mengindikasikan adanya infeksi. Jika anda menemukan haid anda berwarna oranye, Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Ternyata dengan melihat warna darah haid itu bisa memprediksi kondisi kesehatan reproduksi wanita. Silahkan share karena Info ini penting diketahui oleh para wanita agar mereka dapat melakukan tindakan prefentif jika menemukan kelainan dalam sistem reproduksinya.
Loading...